suara nada terayun-ayun dalam telinga
bising orang2 mengucap kata
terdiam aku menatap hati
kurasa sesak menjebol dinding bahagia
sedetik perasaan tercemar
kesalahan bersikap bersosialisasi
tak bisa memahami diri sendiri
terlalu perasa..
bagaikan bunga yang kekeringan
tak bisa ku bendung lagi
air tumpah meruah disepanjang wajah
mengingat semua hari ini,kemarin dan lalu
selalu jatuh tanpa alasan
air mata jatuh tak berarti
terbuang tuk orang-orang yang tak ku pahami
dan mereka tak pernah memahamiku..
sedihku
8:26 PM |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment